Tubannews.id – Sejak sekitar dua hari terakhir ini jagad media sosial (Medsos) khususnya group-group Facebook di Kabupaten Tuban heboh dengan viralnya kasus perundungan atau Bullying di sekolah, Senin (2/9/2024).
Kasus kekerasan sesama pelajar tersebut diketahui terjadi di SMP Negeri 2 Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Video pembullyan yang berdurasi sekitar 49 detik itu mampu memancing emosi para nitizen dan membuat warga merasa geram.
Dari video yang beredar, tampak seorang pelajar SMP Negeri 2 Plumpang, Kabupaten Tuban secara tiba-tiba menghampiri pelajar lain di belakang gedung sekolah. Kemudian pelaku yang menggunakan kaos olahraga menghajar korban hingga beberapa kali.
Informasi yang dihimpun Tubannews.id, bahwa kejadian perundungan atau Bullying anak SMP Negeri Plumpang yang viral tersebut terjadi pada Selasa (27/8/2024) lalu. Pihak sekolah membenarkan terkait dengan adanya kejadian bullying di sekolah tersebut dan kemudian videonya beredar viral di medsos.
“Memang benar kejadian itu berada di sekolah kami. Tepatnya pada hari Selasa 27 Agustus 2024,” terang Munadi, selaku Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 2 Plumpang, Kabupaten Tuban saat dikonfirmasi.
Menurutnya, perundungan itu dilakukan pelaku yang merupakan salah satu murid yang masih duduk di kelas 8. Sedangkan korbannya sendiri merupakan siswa kelas 9 di SMP Negeri 2 Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.
“Kejadian itu terjadi pagi hari setelah anak-anak melaksanakan sholat Dhuha. Yang mana anak-anak akan kembali ke kelas, tetapi di tengah perjalanan terjadi kejadian, korban dibully,” sambungnya.
Sementara itu, setelah terjadinya pembullyan itu kondisi korban juga masih baik-baik saja dan tidak ada yang melapor ke guru. Baru sekitar pukul 10.00 Wib guru BK mendapatkan laporan dari guru lain dan video yang direkam itu juga sudah menyebar melalui WA.
“Waktu itu, setelah kejadian anak-anak kumpul di lapangan untuk persiapan karnaval. Korban juga ikut di lapangan tetapi waktu itu korban juga tidak melapor kepada guru,” sambung Munadi.(Ar)







