Tubannews.id – Program TNI Manunggal Mbangun Desa (TMMD) ke 128 yang dilakukan oleh Kodim 0811 Tuban secara resmi telah ditutup dengan menggelar Apel yang berlangsung di lapangan Watugajah, Kecamatan Semanding, Tuban, Kamis (21/5/2026).
Dalam pelaksanaan penutupan itu terdapat hal yang berbeda, yakni Kodim 0811 Tuban menggelar Sunatan Massal dan juga Nikah Massal. Ada belasan pasangan yang ikut nikah massal mulai dari pasangan muda-mudi hingga Lansia.
Dari pantauan di lapangan, kegiatan nikah massal tersebut digelar oleh Kodim menggandeng Kemenag Tuban. Meski gratis namun, kegiatan pernikahan di gelar layaknya pesta pernikahan pada umumnya, karena terdapat dekorasi dan juga para pengantin dirias.
Dandim Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menyatakan bahwa dalam rangkaian penutupan TMMD ini, Kodim bekerjasama dengan Kemenag Tuban menyelenggarakan nikah dan khitan massal. Yang mana kegiatan itu diikuti sebanyak 16 pasang pengantin serta 12 peserta khitan massal.
“Untuk nikah massal ini kita selenggarakan dengan tujuan untuk mencegah hal-hal negatif, menekan angka stunting serta menekan biaya bagi masyarakat kurang mampu,” ungkap Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, Dandim 0811 Tuban.
Dalam kesempatan yang sama Dandim Tuban itu mengatakan bahwa kegiatan TMMD ke-128 Kodim Tuban telah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target di Desa Prunggahan Kulon, Semanding, Tuban.
Ia menuturkan, selama kegiatan TMMD berlangsung TNI telah melakukan pengaspalan jalan sepanjang 1,5 kilometer, kemudian membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 75 meter.
Kemudian pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) 30 titik serta merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan jambanisasi 15 unit rumah.
“TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI bersama rakyat dalam membangun desa dan memperkuat persatuan bangsa. Program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi tentang membangun kebersamaan, gotong royong, serta menyalakan kembali semangat masyarakat untuk maju bersama,” tegasnya.(Ar)







