Tubannews.id – Puluhan wali murid yang sebagian besar adalah ibu-ibu mendatangi salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayah Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Sabtu (10/8/2024) pagi.
Para wali murid tidak terima lantaran terdapat seorang guru yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswa kembali mengajar di SDN itu. Mereka para orang tua siswa dengan tegas menolak guru yang diduga cabul itu kembali mengajar anak-anak mereka.
Dari informasi yang dihimpun Tubannews.id di lapangan, aksi dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru SDN itu sudah terjadi beberapa bulan lalu. Bahkan kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Tuban.
“Korbannya ada banyak, tidak ada anak-anak cewek tapi juga anak laki-laki,” ujar salah satu wali murid dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
Setelah beberapa kali melalukan pencabulan terhadap para siswi, guru dengan inisial R tersebut telah ditarik dari SDN tempat dia mengajar. Yang mana R ditarik di tempatkan di Dinas Pendidikan Tuban untuk dilakukan pembinaan atas kasus tersebut.
Namun, pada bulan ini para Wali Murid di SDN tersebut mendengar jika R akan kembali mengajar di SDN di Kecamatan Soko itu. Karena khawatir guru tersebut kembali melakukan aksi cabul para orang tua murid langsung sepakat melakukan penolakan terhadap guru itu.
“Saya sebagai ibu korban merasa sakit banget anak kita diperlakukan seperti itu. Kami minta guru itu dikeluarkan, jangan sampai guru itu kelihatan lagi di sekolah ini. Kalau masih disini akan berhadapan dengan kami,” tegas wali murid lainnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Rianto membenarkan terkiat adanya orang tua korban siswa SDN di Kecamatan Soko telah membuat laporan dugaan pencabulan.
“Iya benar kasus tersebut tengah kami tangani. Saat ini sudah naik penyidikan. Kami juga masih memeriksa saksi-saksi lain. Insyaallah minggu depan akan kita gelar,” ungkap AKP Rianto.(Ar)









