Tubannnews.id – Dua bocah yang tewas tenggelam di kolam renang tempat Wisata Jati Wangi Park Desa Tuwiri Wetan, Kecamata Merakurak, Kabupaten Tuban merupakan rombongan wisata dari TK Mashiton 9 Kendalagung, Kecamatan Kragan, Rembang, Jawa Tengah.
Dua korban itu masing-masing adalah Muhammad Hafiz Fauzi dan Samsul Adi Saputro. Kedua korban berlibur di wisata Jati Wangi bersama dengan rombongan dari sekolah TK tersebut yang berjumlah puluhan orang.
“Korban ini merupakan rombongan wisata dari TK Mashitoh 9 dengan jumlah sebanyak 38 orang dalam rangka rekreasi bersama. Mereka datang ke Jati Wangi sekitar pukul delapan,” terang AKP Ciput Abidin, Kapolsek Merakurak, Polres Tuban saat di TKP.
Kapolsek menjabarkan, setelah rombongan masuk ke arena wisata sekitar pukul 08.15 Wib rombongan itu diketahui sarapan terlebih dahulu. Namun, pada waktu yang lain makan-makan dua anak tersebut ternyata mandi duluan.
“Pada saat orang tua dan siswa lainnya sedang sarapan pagi bersama dua anak ini ternyata sudah mandi duluan,” tambahnya.
Pada saat mandi tersebut kedua korban masuk ke dalam kolam renang yang ternyata untuk orang dewasa. Yang mana kolam renang tersebut saat itu masih dalam proses pengisian air dengan ketinggian air di kolam sekitar 70 centimeter.
“Dari keterangan pemilik bahwa kolam saat itu dalam proses pengisian air, jadi belum penuh airnya. Kemudian sekitar pukul 08.30 Wib korban sudah ditemukan dalam kondisi mengapung,” ujarnya.
Sementara itu, untuk petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dengan tewasnya dua anak TK yang tenggelam di kolam renang tempat wisata Jati Wangi Park itu. Sejumlah saksi akan dilakukan pemeriksaan atas kejadian tersebut.
“Saat ini masih dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab dari kejadian ini. Untuk kasus ini penanganannya kita limpahkan ke Polres Tuban,” paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua anak TK asal Rembang Jawa Tengah ditemukan mengapung di kolam renang wisata Jati Wangi Park Kecamatan Merakurak, Tuban. Meski korban dibawa ke puskesmas nyawa dua korban tidak bisa diselamatkan.(Ar)









