Tubannews.id – Dua iklim ada di Indonesia. Yakni musim kemarau dan musim penghujan. Musim penghujan biasanya mulai Oktober hingga Maret. Sedangkan April hingga September memasuki musim kemarau.
Nah, Bulan Juli pada umumnya termasuk kategori musim kemarau. Namun demikian, beberapa hari belakangan cuaca tak menentu. Di wilayah Bulu Bancar misalnya, dua hari ini ketika sore hari sempat diguyur gerimis. Sabtu (8/7/23) siang juga hujan kecil. Bahkan berdasarkan prakiraan cuaca, pada Minggu (9/7/23) status hujan pada siang dan malam hari. Mungkin beberapa wilayah lainnya juga demikian.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam situs resminya, curah hujan di Bulan Juli Tahun 2021 cukup rendah hanya tercatat 4,30 mm. Kondisi itu hampir sama pada Juli 2019 tercatat 4,70 mm. Sedangkan pada Bulan Juli tahun 2020 intensitasnya lumayan mencapai 37,00 mm. Namun ada yang cukup tinggi pula curah hujan bulan Juli, yakni Tahun 2016 yang mencapai 113, mm.
Meski demikian, pada bulan Juli pernah terjadi kemarau, yakni pada tahun 2015 tanpa catatan curah hujan.
Nah, Bulan Juli dengan status kemarau bisa saja berubah sewaktu-waktu. Biasa hujan kecil, sedang atau pun tinggi. Keberuntungannya era saat ini sudah terdapat informasi harian prakiraan cuaca yang bisa diakses langsung oleh masyarakat. Namanya prakiraan, biasanya terjadi 100 persen dan bisa pula meleset tipis. (zak)









