Tubannews.id- Perubahan status politik menjadi salah satu pemandangan lumrah menjelang pemilihan umum 2024 di Kabupaten Tuban.
Salah satunya Warsito, mantan anggota DPRD Tuban dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tuban. Wakil rakyat periode 2014-2019 ini memilih bergabung ke Partai Amanat Nasional.
Pria asal dapil III (Semanding, Grabagan, Soko dan Rengel) ini resmi telah dikenalkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam kegiatan Berkah Ramadan di DPW PAN Jatim, Jumat (7/4/2023).
“Kami melihat PAN lebih mewadahi aspirasi dan harapan generasi milenial. Untuk itu kami siap berjuang dan menang bersama PAN,” dalih Warsito, saat dikonfirmasi via pesan pendek.
Lebih lanjut, berlabuhnya dirinya di partai ini ingin memperjuangkan ide dan gagasan dan menumbuhkan harapan yang belum terlaksana di masa lalu.
“Hijrah dengan penuh keikhlasan hati dan tentunya disambut dengan suka cita, maka tidak ada istilah mahar politik di PAN,’’ jawab dia saat ditanya apakah perlu mahar politik saat bergabung di PAN Tuban.
Oleh karena itu, menurut dia, pimpinan partai yang baru diikuti ini bersifat egaliter, tidak birokratis, sehingga tidak ada membangun tembok pembatas yang elitis di dalam partai.
Dan membaur menjadi satu keluarga besar atas dasar persamaan cita-cita dan perjuangan politik untuk Indonesia yang modern, maju, adil dan makmur.
“Pesan dari Pak Zulkifli Hasan bahwa jadi kader jangan baperan, kita harus terus bergerak untuk kemenangan PAN. Dan bagi saya masa lalu adalah kenangan dan masa depan harus diraih dengan terus menumbuhkan harapan untuk meraih kemenangan bersama PAN,” tutur Warsito.
Ketua DPD PAN Tuban Mashadi menyambut baik politisi muda yang pernah berkiprah di dewan. Tentu memiliki potensi untuk turut bersama memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui partainya.
Yang lebih menggembirakan lagi adalah bergabungnya pengusaha muda melenial mas Yayan Zhanuar. Jarangnya anak muda yang tertarik turut berkontestasi di dunia politik dengan kesadaranny ini adalah nilai lebih yang patut kita apresiasi.
Ketua Komisi II DPRD Tuban ini menegaskan, bergabungnya politisi muda itu dengan sukarela dan kesadaran politik. Ini merupakan kesekian kali para politikus di Tuban.
Sebelumnya ada nama Wakil Bupati Tuban Riyadi, yang pernah berbaju Partai Demokrat dan hengkang ke Partai NasDem Tuban, bahkan menjadi nahkoda. Begitu juga ada nama Nurhadi Sunar Endro, mantan anggota DPRD Tuban dari Partai Gerindra bergabung ke Partai NasDem. (Zak)







