Sang Anak di Kerek Tuban Hajar Ayahnya Dengan Batu Besar

Tim Redaksi

10/05/2025

2
Min Read
Tersangka Penganiayaan
Seorang pria yang nekad melakukan penganiayaan terhadap ayah kandungnya saat diamankan di Sat Reskrim Polres Tuban.(Foto:Tubannews.id)

On This Post

Tubannews.id – Mengaku gara-gara kesal dengan ayahnya sendiri, seorang pria tega melakukan pengaiyaan terhadap ayah kadungnya dengan menggunakan batu besar.

Akibat dari kejadian itu sang Ayah mengalami luka parah pada bagian kepalanya dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan kini pelaku sudah diamankan di Polres Tuban untuk proses lebih lanjut, Sabtu (10/5/2025).

Dari data yang dihimpun Tubannews.id pria pelaku penganiayaan terhadap Ayahnya itu diketahui bernama Dinul Ikhsan (32), warga Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Sedangkan untuk korban bernama Mundakir (56), yang merupakan ayah kandung pelaku itu sendiri.

Kasus penganiayan itu berawal saat pelaku datang ke rumah korban dengan tujuan menemui ibunya. Pasalnya selama ini anak dan ayah tersebut sudah tidak tinggal bersama dalam satu rumah mesti masih satu desa.

“Tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan ayahnya dengan menggunakan batu. Kemudian korban mengalami luka-luka pada kepalanya,” terang AKP Dimas Robin Alexander, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Setelah kejadian tersebut korban langsung ditolong oleh sejumlah warga dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi TKP dan kemudian mengamankan pelaku.

“Untuk tersangka sudah kita tahan di Polres Tuban untuk proses lebih lanjut. Tersangka kita jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun,” sambungnya.

Sementara itu berdasarkan keterangannya, tersangka tega melakukan penganiayaan terhadap ayah kandung itu karena merasa kesal. Pasalnya saat datang di rumah orang tuanya itu Dinul merasa dicuekin dan tidak dianggap oleh ayahnya.

“Awalnya saya datang mau silaturahmi ke rumah orang tua saya. Tiba-tiba bapak saya itu datang dan kemudian tidak menganggap saya lalu naik motor dan pergi. Ya saya merasa ngak dianggap saja,” ujar Dinul saat berada di Polres Tuban.(Ar)

Related Post