Pria Tanpa Identitas jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Pantura Tuban

Tim Redaksi

06/12/2024

2
Min Read
Kecelakaan Tuban
Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban saat akan melakukan evakuasi terhadap Mr X yang menjadi korban tabrak lari.(Foto:Tubannews.id)

On This Post

Tubannews.id – Peristiwa kecelakaan maut terjadi di wilayah Kabupaten Tuban tepatnya di jalan raya Tuban-Surabaya, Dusun Pakis Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jumat (6/12/2024) dini hari.

Dalam kejadian kecelakaan tabrak lari tersebut seorang pria yang tidak diketahui identitasnya meninggal dunia di TKP dengan kondisi luka parah di bagian kepalanya. Sedangkan kendaraan yang menabrak juga langsung kabur dari lokasi.

Kecelakaan tabrak lari di jalur Pantura Tuban tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 00.30 Wib. Yang mana sejumlah pengendara melaporkan kepada petugas kepolisiam jika terdapat korban dengan posisi berada di jalan.

Petugas kepolisian dari Sat Lantas Polres Tuban yang datang di lokasi langsung melakukan olah TKP dan kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah pria tanpa identitas itu. Korban kecelakaan tersebut diduga merupakan pejalan kaki.

“Dari hasil pemeriksaan awal mula kecelakaan diduga adanya kendaraan yang melaju dari selatan ke utama. Kemudian mengalami kecelakaan dengan pejalan kaki yang ada di jalan tersebut,” terang IPTU Eko Sulistyono, Kanit Gakum Sat Lantas Polres Tuban.

Melihat kondisi korban, diduga kendaraan yang tidak diketahui plat nomornya itu melindas bagian kepala korban. Sehingga kondisi Mr X tersebut sudah sangat sulit untuk dikenali.

“Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr R Koesma Tuban. Untuk sampai dengan saat ini identitas korban masih belum kita ketahui,” sambungnya.

Sementara itu, untuk ciri-ciri korban merupakan pria yang diperkirakan berusia antara 16-20 tahun dengan tinggi badan sekitar 160 centimeter. Korban sendiri menggunakan kaos warna hitam dengan tulisan bagian depan Lamongan City Of Soto dan bercelana pendek warna Coklat dan biru.

“Kalau ada yang merasa kenal dengan ciri-ciri korban tersebut maka langsung bisa melaporkan kepada kami,” pungkasnya.(Ar)

 

Related Post