Tubannews.id – Pihak kepolisian Polres Tuban melakukan Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka persiapan pengamanan Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung di halaman Mapolres Tuban, Senin (25/11/2024).
Apel Serpas untuk pengamanan Pilkada Tuban yang akan berlangsung pada 27 November 2024 itu diikuti seribu lebih personil gabungan dari Polisi dan juga TNI. Selain itu, Polres Tuban juga melibatkan BKO pasukan Brimob dan juga Korp Marinir untuk pengamananan.
Pelaksanaan Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka Pengamanan Pilkada Tuban 2024 itu dipimpin langsung oleh Kapolres Tuban yang juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0811 Tuban. Kapolres langsung mengecek perlengkapan dari masing-masing anggota yang akan ikut pengamanan di tingkat desa.
“Kita hari ini melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan. Untuk jumlah personil ada sebanyak 420 personil Polri, kemudian ada satu SSK pasukan BKO dari Marinir, dari Kodim 521 personil dan dari Brimob ada satu pleton,” terang AKBP Oskar Syamsudin, Kapolres Tuban setelah kegiatan apel.
Oskar menambahkan, bahwa personil dari jajaran kepolisian akan disebar seluruh desa yang ada di wilayah Kabupaten Tuban. Yang mana penempatan pasukan dimulai dengan tanggal 25 November-28 November 2024 yakni setelah tahapan pemungutan suara selesai.
“Agar mereka bisa mengenal, mengetahui di wilayah tugasnya. Karena pengamanan ini tidak satu personel satu desa, tapi dua personel ada yang membawahi 10, 11 bahkan 15 TPS. Sehingga mereka juga harus mengenali para petugas TPS,” sambung Kapolres Tuban.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga berpesan kepada para personil untuk menjalin sinergitas dan koordinasi, membantu meningkatkan angka partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS, melaksanakan orientasi wilayah serta profesional dengan menjunjung sikap netralitas.
Kapolres menyatakan, jika sejuah ini pihaknya telah melakukan pemetaan dan meminimalisir kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada Tuban 2024. Namun demikian untuk antisipasi kerawanan dalam proses tahapan Pilkada Polres Tuban telah melakukan berbagai persiapan pengamanan.
“Kalau kita petakan memang ada kerawanan, ada tujuh TPS yang rawan. Untuk hal lain seperti potensi-potensi konflik juga sudah petakan tidak ada,” pungkasnya.(Ar)









