Dukung Program Presiden, Unirow Tuban Lakukan ICONEST 2024

Tim Redaksi

18/11/2024

2
Min Read
Unirow
Kegiataan Pembukaan International Conference on Education, Sciences and Technology (ICONEST) Unirow Tuban.(Foto:Tubannews.id)

On This Post

Tubannews.id – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban mendukung percepatan program Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dalam bidang Penguatan Pendidikan, Sains, dan Teknologi, serta Digitalisasi.

Salah satu bentuk nyata yang dilalukan oleh Unirow Tuban adalah melaksanakan International Conference on Education, Sciences and Technology (ICONEST) dengan tema Emerging trends in AI and computional technologies.

Yang mana kegiatan tersebut telah dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 15 sampai 16 November 2024. Pembukaan dilaksanakan pada Jumat 15 November 2024.

Secara Daring, ICONEST kedua juga diikuti oleh Dr. Michael Baron dari Barron Consulting, an Australia Leading Consulting and Training Agencies in the field of digital transformation. Dr. Luis Miquel Cardoso dari Polytechnique Institute of Portalegre, Portugal.

Dr. Neyara Radwan dari Suez Canal University, Mesir. Dr. Pastor Reglos A. Jr. dari University of Perpetual Help System Dalta Malino, Philippines. Dr. Eykol Bayram dari University of SINOP Turki. Dr. Eka Apriyani dari IAIN Curup, Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Unirow, Dr Warli, M.Pd menjelaskan ICONEST merupakan agenda rutin yang diadakan Unirow Tuban setiap dua tahun sekali. Pada pelaksanaan ICONES kedua kali ini, Unirow mengangkat tema Emerging Trends In AI And Computional Technologies.

Pemilihan tema ini didasari oleh, saat ini kita tinggal dalam masyarakat global. Di mana Artificial Intelligence (AI) dan teknologi computer telah berkembang cepat dan menjadi bagian dalam kehidupan juga memberi manfaat sekaligus keuntungan.

Lebih jelas lagi, Warli menjelaskan, saat ini kehadiran AI ada dalam segala bidang, termasuk bidang pendidikan tidak bisa pungkiri.

“Digital telah mempengaruhi berbagai dimensi di segala aspek kehidupan, pendidikan, ekonomi, sosial politik” ungkapnya.

Baginya dalam bidang pendidikan, kehadiran kecerdasan buatan atau AI telah banyak berpengaruh dalam proses belajar mengajar.

Meski pun kehadirannya dirasakan sangat membantu, pengunaan AI juga harus diwaspadai.
Sejalan dengan Rektor, Ketua PPLP PT PGRI Tuban menegaskan keberadaan AI memang sangat populer.

Meskipun demikian gagasan umum tentang AI yang bisa menggantikan seluruh tugas manusia bukanlah sesuatu yang baik.

Baginya, gagasan di masyarakat tentang AI adalah konsep luas yang menggambarkan bagaimana mesin meniru kecerdasan manusia.

“AI memungkinkan mesin untuk belajar dari manusia,” ungkap Totok.(Ar)

 

Related Post