Tubannews.id – Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban telah melakukan pengecekan dan uji kandungan air berwarna yang berada di sumur warga Desa Kenanti, Kecamatan Tambakboy, Tuban Jawa Timur, Selasa (31/1/2023).
Dari hasil analisis keberadaan air yang berwarna merah tersebut, pihak DLHP Tuban menyatakan kualitas air sumur tidak ada masalah. Dan saat ini air di sumur milik Subandi yang sempat menghebohkan itu sudah kembali jernih.
“Tidak ada masalah, dan sekarang sudah kembali jernih,” terang Bambang Irawan, Kelapa Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban.
Baca Juga : https://tubannews.id/2023/01/27/heboh-air-sumur-warga-tuban-berwarna-merah-layaknya-sirup/
Bambang menyampaikan air sumur tersebut tidak tercemar oleh zat kimia atau bahan berbahaya lainnya. Sebab, di sekitar lokasi tidak ada aktivitas pabrik yang bisa menimbulkan pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah.
“Di sekitar lokasi tidak ada pabrik yang bisa menimbulkan air sumur berubah warna merah, itu ulah orang iseng saja. Sekarang airnya sudah bisa digunakan kembali untuk minum hewan ternak dan tidak masalah,” ungkapnya.
Bambang menegaskan tim sudah melakukan cek kualitas air pada beberapa hari kemarin. Alhasil, air sumur tersebut masih layak digunakan karena memenuhi standar baku mutu air.
“Standar baku mutu air masih sesuai, sehingga kejadian kemarin bukan karena pencemaran,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga yang tinggal di sekitar Desa Kenanti, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya sumur milik warga setempat yang airnya berwarna merah seperti layaknya sirup.
Sehingga warga melaporkan temuan air berwarna merah itu ke pihak terkait dan kemudian dilakukan pengecekan guna mengetahui kondisi air yang biasa digunakan oleh warga tersebut.(Ar)









