Habis Jambret Ibu-ibu di Tuban, Pria Bertato Ditangkap Massa

Tim Redaksi

13/01/2025

2
Min Read
Jambret ditangkap
Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Soko Polres Tuban saat mengamankan pelaku jambret yang berhasil ditangkap warga.(Foto:Tubannews.id)

On This Post

Tubannews.id – Seorang ibu-ibu yang baru saja membeli perhiasan emas menjadi korban penjambretan saat hendak pulang di jalan raya Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Minggu (12/1/2025) siang.

Beruntung dalam kejadian itu korban langsung berteriak meminta tolong pada warga sekitar. Akhirnya pelaku seorang pria dengan penuh tato di badannya itu berhasil dikejar dan ditangkap oleh sejumlah warga desa setempat.

Ibu-ibu yang menjadi korban jambret itu diketahui bernama Astini (47), warga Desa Jegulo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Sedangkan untuk pelaku Jambret berinisial AM (30), pemuda asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Tuban.

Dari informasi yang dihimpun Tubannews.id, aksi jambret jalanan itu berawal saat korban membeli beberapa perhiasan emas area Pasar Prambontergayang, Kecamatan Soko, Tuban. Ketika sedang perjalanan pulang korban dibuntuti oleh pelaku yang sebelumnya telah mengintai dan mencari mangsa.

“Saat itu korban hendak pulang dengan menggunakan sepeda motor. Saat itu perhiasan emas dan uang dimasukkan ke dalam dompet coklat dan dijepit menggunakan tangan kiri pelapor sambil memegang setir,” terang AKP Dimas Robin Alexander, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Selanjutnya saat sampai di jalan yang cukup sepi, pelaku AM tiba-tiba memepet sepeda korban dari sebelah kiri. Kemudian pelaku merampas tas korban yang berisikan perhiasan emas yang baru dibelinya dan kemudian kabur.

“Pada saat pelaku kabur korban yang hampir terjatuh langsung teriak minta tolong. Warga yang mendengarkan teriakan korban langsung mengejar pelaku itu,” tambahnya.

Sejumlah warga yang melakukan pengejaran akhirnya berhasil menangkap AM yang berusaha kabur dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku ditangkap massa dan kemudian pelaku diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan dan masih dalam proses pengembangan lebih lanjut. Apakah pelaku ada keterlibatan di TKP lain atau tidak,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam kejadian itu pelaku sempat membawa tas korban yang berisikan 1 kalung emas beserta bandul, kemudian gelang sebanyak 5 buah dan uang tunai Rp 910.000.(Ar)

Related Post