Tubannews.id – Sejak Sabtu (9/3/2024) cuaca di wilayah Kabupaten Tuban menunjukkan perubahan signifikan. Dari semula cuaca panas mendadak hujan intensitas tinggi hingga tengah malam.
Bahkan hari berikutnya kondisi hujan kembali mengguyur wilayah Tuban.
Awal puasa ramadan 1445 Hijriah pada Selasa (12/3/2024) intensitas hujan cukup tinggi pada tengah malam.
Begitu juga hari kedua hujan terus mengguyur tak kunjung henti. Dan juga hari ketiga awal ramadan pada Kamis (14/3/2024) sejak pagi cuara mendung hujan turun di sejumlah wilayah di Tuban. Wilayah Bulu Bancar perbatasan Jatim-Jateng misalnya, hujan terus menyelimuti wilayah Pantura sejak dinihari.
Hal serupa juga di wilayah kota Tuban. Awan putih menggelayut di sekitar alun-alun Tuban. Hujan pun turun, terang dan turun lagi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuara ekstrem di wilayah Jatim terjadi mulai 12-18 Maret 2024. Sebab saat ini Jatim berada diakhir musim penghujan.
Cuara hujan di awal ramadan membawa manfaat tersendiri. Cuaca dingin tak memudahkan dahaga utamanya pagi para pekerja outdoor. “Alhamdulillah awal puasa ini sejuk hujan tidak panas,” ujar Sya’ban.
Menurutnya cuaca ini membawa manfaat tersendiri utamanya awal puasa.
Namun tentunya tetap waspada saat hujan mengguyur dengan tetap memperhatikan lingkungan dan sekitarnya. (zak)







