Dua Alfamart di Tuban Dirampok Komplotan Bersenpi, Isi Brangkas Dikuras

Tim Redaksi

08/09/2025

2
Min Read
Patroli
Sejumlah petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban saat berada di TKP Perampokan Alfamart yang ada di Jalan Panglima Sudirman, Kota Tuban.(Foto:Tubannews.id)

On This Post

Tubannews.id – Dua toko moderen yang ada di jalur Pantura Tuban yang buka 24 jam menjadi sasaran perampokan klompotan pria yang diduga menggunakan senjata api, Senin (8/9/2025).

Perampokan dua Alfamart tersebut terjadi pada dini hari saat situasi sedang sepi. Dari kejadian perampokan tersebut pelaku berhasil menguras isi uang dari brangkas dua toko dengan total kerugian puluhan juta rupiah.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun Tubannews.id, dua Alfamrt yang menjadi korban perampokan itu berada di jalan Panglima Sudirman dan jalan RE Martadinata, Kota Tuban. Berdasarkan rekaman CCTV pelaku merupakan komplotan yang sama.

Komplotan pelaku yang menggunakan mobil Avanza berwarna merah maron tersebut pertama kali beraksi di Alfamart yang ada di jalan Panglima Sudirman, Kota Tuban. Dalam CCTV pelaku terlihat datang pada pukul 03.16 Wib.

“Untuk yang pertama mereka beraksi di sini (Alfamart jalan Panglima Sudriman),” ujar AKP Dimas Robin Alexander, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Kasat Reskrim menambahkan para pelaku diperkirakan berjumlah empat orang. Diketahui para perampok di toko moderen itu menggunakan jaket hoodie dan penutup wajah dua orang membawa senjata tajam dan satu membawa dugaan senjata api.

“Tiga orang dari pelaku masuk ke minimarket, lalu mengancam para pegawai untuk membuka brangkas. Dari dua minimarket itu, mereka berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp47 jutaan,” tegasnya.

Menurut Dimas, para pelaku sengaja menyasar minimarket yang beroperasi 24 jam ketika kondisi sedang sepi. Selain di Tuban, mereka juga beraksi di lokasi lain.

“Mereka juga beraksi di wilayah Lamongan dan Rembang, karena ciri-ciri kendaraan dan postur tubuhnya sama,” sambungnya.

Saat ini, polisi masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian. Lebih lanjut, Dimas mengimbau kepada pengelola minimarket untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat shift malam.

“Kalau bisa dipertebal lagi jumlah pegawai pada malam hari untuk meminimalisir kejadian serupa,” pungkasnya.(Ar)

Related Post